Resume Kuliah Pengantar Manajemen (Part 4) - Perencanaan Manajerial dan Penetapan Tujuan

Setelah part 1, 2, dan 3 yang sudah kita bahas, kali ini lanjut ke kuliah pengantar manajemen part 4 mengenai 'Perencanaan Manajerial dan Penetapan Tujuan' yang disampaikan oleh Prof. Dr. Dedi Purwana E.S., M.Bus. selaku dosen di Universitas Negeri Jakarta. Bagi yang belum membaca part 1,2 dan 3, klik link di bawah

Part 1 -> https://welowel.blogspot.com/2022/09/resume-kuliah-pengantar-manajemen-part.html

Part 2 -> https://welowel.blogspot.com/2022/09/resume-kuliah-pengantar-manajemen-part_20.html 

Part 3 -> https://welowel.blogspot.com/2022/09/resume-kuliah-pengantar-manajemen-part_27.html



MERENCANAKAN MASA DEPAN

Sebagian besar organisasi menghadapi turbulensi dan meningkatnya ketidakpastian baik gejolak ekonomi, politik, dan sosial. Sehingga manajer pun bertanya-tanya bagaimana cara mengatasinya dan minat baru dalam perencanaan organisasi. Berikut perencanaan manajerial dan penetapan tujuan, yaitu:

• Proses Perencanaan

• Bagaimana Manajer Mengembangkan Rencana yang Efektif

•Penetapan Tujuan -> keadaan masa depan yang diinginkan dengan usaha untuk mewujudkan oleh organisasi

•Jenis Rencana -> cetak biru yang menentukan alokasi sumber daya, jadwal, dan tindakan lain yang diperlukan untuk mencapai tujuan.

•Pendekatan Baru untuk Perencanaan -> menentukan tujuan organisasi dan cara untuk mencapainya dengan fungsi manajemen yang paling mendasar dan kontroversial.



MANFAAT BAGI ORGANISASI

• Legitimasi -> Apa alasan sebuah organisasi berdiri yang melambangkan legitimasi dan karyawan mengidentifikasi dengan tujuan keseluruhan.

• Sumber Motivasi dan Komitmen -> identifikasi karyawan dengan organisasi dan motivasi dengan mengurangi ketidakpastian.

• Panduan untuk Bertindak -> memberikan arah yang memusatkan perhatian pada target tertentu sebagai upaya langsung menuju hasil penting.

• Alasan Keputusan -> pelajari apa yang ingin dicapai oleh organisasi dan membuat keputusan untuk memastikan bahwa kebijakan internal, peran, kinerja, struktur, produk, dan pengeluaran akan dibuat sesuai dengan hasil yang diinginkan.

• Standar Kinerja -> berfungsi sebagai kriteria kinerja dan memberikan standar penilaian.



MISI ORGANISASI

Misi organisasi yaitu alasan organisasi untuk eksis. Dengan pernyataan, secara luas mengatakan ruang lingkup dan operasi bisnis dasar yang membedakannya dari jenis organisasi serupa, dapat termasuk dalam pasar dan pelanggan, dan beberapa menggambarkan nilai-nilai perusahaan, kualitas produk, dan sikap terhadap karyawan. Berikut misi Bristol-Myers Squibb Company ya itu untuk memperpanjang dan meningkatkan kehidupan manusia dengan menyediakan produk-produk farmasi dan perawatan kesehatan terkait dengan kualitas terbaik.



TUJUAN DAN RENCANA

• Strategis

Tujuan strategis yaitu di mana organisasi ingin berada di masa depan dan berkaitan dengan organisasi secara keseluruhan. Sedangkan rencana strategis yaitu langkah tindakan yang digunakan untuk mencapai tujuan strategis dengan cetak biru yang mendefinisikan kegiatan organisasi dan alokasi sumber daya yang cenderung berjangka panjang.

• Taktis

Tujuan taktis yaitu diterapkan ke manajemen menengah dan sasaran menentukan hasil yang harus dicapai oleh divisi dan departemen utama. Sedangkan rencana taktis yaitu rencana yang dirancang untuk membantu melaksanakan rencana strategis utama dan lebih pendek kerangka waktunya daripada rencana strategis

• Operasional

Tujuan operasional yaitu hasil yang spesifik dan terukur serta diharapkan dari departemen Kelompok kerja dan individu. Sedangkan rencana operasional yaitu tingkat organisasi lebih rendah yang menentukan langkah-langkah tindakan untuk mencapai tujuan operasional, sebagai alat operasi harian dan mingguan, serta jadwal adalah komponen penting.



PENCAPAIAN TUJUAN

Rantai Sarana Akhir

Pencapaian tujuan di tingkat yang lebih rendah memungkinkan pencapaian tujuan tingkat tinggi dan berikut tanggung jawab organisasi tradisional, yaitu strategis -> manajemen atas, taktis -> manajemen menengah, serta operasional -> manajemen lini pertama.

Karakteristik Penetapan Tujuan yang Efektif

Spesifik dan terukur, menantang namun realistis, jangka waktu yang ditentukan, serta terkait dengan rewards.



MANAJEMEN SESUAI OBJEKTIF (MBO)

Manfaat MBO

Upaya manajer dan karyawan difokuskan pada kegiatan yang akan mengarah pada pencapaian tujuan, kinerja dapat ditingkatkan di semua level perusahaan, karyawan termotivasi, serta tujuan departemen dan individu selaras dengan tujuan perusahaan.

Masalah  dengan MBO

Perubahan konstan mencegah MBO bertahan, lingkungan hubungan majikan karyawan yang buruk mengurangi efektivitas MBO, tujuan strategis dapat digantikan oleh tujuan operasional, organisasi dan nilai-nilai mekanistik yang menghambat partisipasi dapat membahayakan proses MBO, serta terlalu banyak dokumen menguras energi MBO.



RENCANA

• Rencana Sekali Pakai - Tujuan yang Tidak Mungkin Diulang

Program adalah serangkaian tujuan dan rencana yang kompleks untuk mencapai tujuan organisasi yang penting dan sekali saja. Proyek mirip dengan program tetapi umumnya lebih kecil dalam lingkup dan kompleksitas.

• Rencana Tetap - Tugas yang Dilakukan Berulang-ulang

Kebijakan adalah panduan umum untuk bertindak dan memberikan arahan bagi orang-orang di dalam organisasi. Aturan menjelaskan Bagaimana tindakan tertentu harus dilakukan. Prosedur mendefinisikan serangkaian langkah yang tepat untuk digunakan dalam mencapai pekerjaan tertentu.

• Rencana Kontinjensi - Situasi Khusus atau Tidak Terduga

  1. Identifikasi Faktor yang Tidak Terkendali -> kemunduran ekonomi, pasar yang menurun, kenaikan biaya persediaan, perkembangan teknologi, serta kecelakaan keselamatan.
  2. Meminimalkan Dampak Faktor yang Tidak Terkendali -> Prakiraan berbagai tanggapan alternatif untuk kemungkinan besar berdampak tinggi.



MEMBANGUN SKENARIO

Melihat tren diskontinuitas dan membayangkan kemungkinan masa depan alternatif untuk membangun kerangka kerja dimana peristiwa masa depan yang tidak terduga dapat dikelola. Hal ini memaksa manajemen untuk melatih mental apa yang akan mereka lakukan jika rencana terbaik mereka gagal.

• Perencanaan Manajemen Krisis - Mendadak, Menghancurkan, Memerlukan Tanggapan Segera

  1. Pencegahan -> Membangun hubungan saling percaya dengan pemangku kepentingan utama serta komunitas terbuka.
  2. Persiapan -> tim manajemen krisis, rencana manajemen krisis, serta membangun sistem komunikasi yang efektif.
  3. Penahanan

• Perencanaan untuk Kinerja Tinggi

  1. Perencanaan Pusat: Tradisional -> sekelompok spesialis perencanaan yang mengembangkan rencana untuk organisasi secara keseluruhan, divisi utama, serta departemen biasanya melapor langsung ke presiden atau CEO.
  2. Perencanaan Terdesentralisasi Manajer Kinerja Tinggi -> bekerja dengan pakar perencanaan untuk mengembangkan tujuan dan rencana mereka.

• Perencanaan di Tempat Kerja Baru

Memiliki pernyataan misi dan visi yang kuat, tetapkan tujuan peregangan untuk keunggulan, membangun budaya yang mendorong pembelajaran, rangkul perencanaan yang digerakkan oleh peristiwa, memanfaatkan gugus tugas sementara, serta perencanaan masih dimulai dan berhenti di atas.



Perencanaan menjadi hidup ketika karyawan terlibat dalam menetapkan tujuan dan menentukan cara untuk mencapainya. Demikianlah poin-poin penting yang dapat kita ambil dari pembelajaran kuliah pengantar manajemen mengenai perencanaan manajerial dan penetapan tujuan. Semoga bermanfaat! Bagi kalian yang ingin tahu lebih dalam mengenai kewirausahaan, UMKM, dan lainnya yang berhubungan kunjungi -> https://www.duniakampus40.net/


Penulis: Aurellia Fitrista M

Sumber: https://youtu.be/7dEj-9yA1bA


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resume Kuliah Pengantar Manajemen (Part 5) - Merancang Organisasi Adaptif

Resume Kuliah Pengantar Manajemen (Part 2) - Manajemen di Era Perubahan Drastis